December 2011
6 posts
3 tags
5 tags
Gerimis di Bulan Januari
Dear you,
Sejak napas cinta kau tiupkan, dan menghunjam jantung, itulah awal bahagiaku. Tertulis di wajah pagi, dan kening senja.
Dan,
Di setiap pagi, tulisan kebahagiaan itu menyusup embun tanpamu; hanya aku, ternyata.
Datang dan pergi, begitulah masa lalu membiru-hitamkan tiap lembaran cerita. Dan, kamu tetap berada diantaranya, seperti pagi ini.
Dan,
Di tempat rebahku kini, kamu...
4 tags
Sedetik pun tak lupa
Di lentik jemarimu, rengkuh genggamanku memudar, dan kini rindu menularkan sakit kesepian. Dan, tujuanku tak kemana. Di pinggir bibirmu, kuingin menepi. Berteduh dari rindu yang mengaduh.
Sesering kita mengingkari hati, sedalam tak terukur kita membodohi diri sendiri. Sedalam inginku berlari mengingkari, secepat getarku kembali bertekuk lutut di hatimu, satu-satunya.
Sedetik tak lupa,...
3 tags
Demi Apa? Demikian Aku Mencintaimu
Dear you,
Untuk apa jauh-jauh lagi mencari, sementara dalam dirimu saja aku sudah menemukan alasan hidup: bahagia bersamamu.
****
Buku ini dipersembahkan untuk cinta, demi cinta, dan kepada cinta.
Ingat-ingatlah semua pagi yang kau syukuri karena masih bisa terbangun di sisinya, semua siang yang kau habiskan dengan merindukannya, juga malam-malam yang kau tutup dengan doa memohon...
5 tags
Dear you, Byby
Karena hanya di hatimu aku berhenti mencintai. Pada segalamu, cinta tak kutakar lagi.
Dan,
Telah kubaca dari segala gerak hatimu. Kuberkaca tak jera; agar menjadi kita, suatu ketika.
Dan,
Aku mencintaimu di luar pemahaman. Selesai!
Dan, aku bahagia. Cukup!
(Halaman persembahan buku DEAR YOU - Moammar Emka)